Karena Aku Mencitaimu (bahwa hidup adalah cobaan)

Pohon kecil itu beranjak menjauhi bumi

Tinggi menjulang tak hendak layu

Seolah ingin mendekap erat mentari

Ditengah padang dihembus sang bayu

Terkadang patah ranting dan dedaunan

 

Karang itu tak gentar oleh debur ombak

Dengan laju datang menghentak

Yang coba tuk goyahkan tapak kokoh

Menerjang kuat, membuat roboh

Terkadang pecah menjadi serpihan kecil

 

Begitulan Sang Maha memberi teladan

Bahwa hidup harus berjuang

Saat ini boleh tertawa riang

Sejenak lalu sedu sedan tak terelakkan

Terkadang raga tak mampu menahan

 

Tak perlu meratap dengan tangis merana

Tak usah berduka dengan luka menganga

Karena Tuhan tahu engkau istimewa

Karena Tuhan tahu engkau layak dicinta

 

Lembut suaraNYA akan menyapa hamba

Yang terus menjulang diterpa badai

Yang kokoh berdiri menahan terjang ombak di pantai

Yang tersenyum indah dalam rona luka

 

BisikNYA kepada sang pemuja, jangan terluka dengan caraKU

Membuatmu layak dibarisan kekasih teristimewa

Melewatkanmu pada liku celah coba

Karena AKU mencintaimu..

 

 

~Zoel Auliya~

Iklan

4 responses to “Karena Aku Mencitaimu (bahwa hidup adalah cobaan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s