Munajat

Senja jingga merayap pergi

Membalut mentari dengan pekatnya sunyi

Temaram, diam, adalah sahabat sang malam

Saat pengembaraan tlah tiba

Bagi para pemuja cinta

Dihening malam tanpa titik cahya

Di nirwana peraduan Sang Maha

Kaki mungil itu tak hendak beranjak

Dari peraduan tempat bermanja

Berkeluh kesah berbagi kisah

Wahai pemilik cinta sejati

Penuhi relung hati ini dengan kasih suci

Dan tak berharap ternoda oleh nafsu birahi

Wahai pemilik cahaya suci

Bimbing derap langkah ini

Rengkuh rasa bimbang ini

Dengan segenap keteguhan hati

Berbalut doa wanita mulia

Diri bersimpuh penuh harap

Limpahan cahaya, cinta dan ampunan

~Zoel Auliya~

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s