Pulanglah Nak…

Siang itu aku mendapat info, kalau aku harus segera menyerahkan pas foto untuk memproses paspor.
Aku sudah berniat, setelah pulang kantor aku harus ke studio foto FIP terdekat.Setelah semua beres, aku berjalan menuju shelter busway terdekat dari FIP.

Seorang kakek tua menghampiriku seraya bertanya
” Arion itu ada di sebelah mana ya, Nak? “.
Dengan jawaban pasti aku menjelaskan bahwa alamat yang dicari si kakek tidak jauh lagi dari shelter busway itu.
Aku terkejut, karena dia hendak berjalan menuju arion….

What!!! arion masih berjarak 5 KM dari tempat aku bertemu kakek itu.
Akhirnya ku ajak si kakek naik busway.

Dalam waktu yang singkat, sembari menunggu si busway datang si kakek becerita, bahwa dia datang dari jawa timur, dia sudah berjalan mulai dari daerah Cengkareng, menuju daerah Tanah abang dan sampailah dia di matraman, tempat kami bertemu. Dia mencari anaknya yang sudah satu tahun tanpa kabar berita. Kabar terakhir yang ditertima kakek itu dan istrinya, sang anak beketrja di daerah Cengkareng..
Tapi si kakek tidak berhasil menemukan anaknya, walaupun dia sudah menyusuri tempat-tempat yang menurut informasi si anak ada disana. Dia ingin memenui anaknya karena istri si kakek (ibu si anak) sekarang telah meninggal karena sakit, menahan rindu kepada sang anak yang bekerja di Jakarta, dan tanpa ada kabar berita..

Dengan tatapan kosong dan dengan nada lemas, seolah ingin menyampaiakn bahwa dia putus asa, si kakek memutuskan untuk pulang ke jawa timur. Usahanya untuk mencari anaknya dan menyampaikan kabar bahwa ibunya telah meninggal tidak berhasil…

Fiiuuhhh…pertemuan yang singkat dengan kakek itu, membuat ku belajar banyak hal sebagai seorang anak.

Kerinduan dan kasih sayangnya terhadap sang anak membuatnya kuat menyusuri panasnya kota jakarta dengan berjalan kaki…seolah dalam hati kecilnya dia berkata lirih…

Pulanglah, Nak….Ibumu telah meninggal….
Dia menahan segenap kerinduannya padamu..Hingga maut menjemputnya..

~Zoel Auliya~
Kisah di shelter Matraman, Mei 2010

Siapakah??
Yang hari ini sudah seminggu belum menelpon ayahnya
Yang hari ini sudah sebulan belum mengunjungi ayahnya
Yang hari ini suda berbulan-bulan belum mengunjungi ayahnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s